RSS

Network Scheduling

16 Des

Network scheduling adalah perencanaan pembagian waktu dan hubungan antar pekerjaan yang ada dalam suatu proyek. Penjadwalan proyek meliputi proses-proses sebagai berikut:

  • Menetapkan waktu tahapan proyek dan waktu penyelesaian keseluruhan proyek.
  • Menetapkan waktu dan urutan dari bermacam-macam tahapan, keterkaitan satu aktivitas dengan aktivitas lain.
  • Dimulai dengan menggambarkan kerangka jaringan dengan daftar perincian aktivitas (work break down).
  • Dilengkapi dengan daftar personil pelaksana dan daftar aktivitas.

Tujuan penjadwalan proyek yaitu:

1. Mengetahui hubungan antar pekerjaan

  • Predecessor (mendahului)
  • Successor (mengikuti)

2. Mengetahui durasi tiap pekerjaan dan durasi proyek
3. Mengetahui waktu mulai dan waktu akhir setiap pekerjaan
4. Menentukan peyediaan/penggunaan :

  • SDM
  • Material
  • Alat
  • Dana
  • Teknologi/metoda

5. Alat Monitoring,pengendalian dan evaluasi proyek.

Jenis-jenis metoda penjadwalan proyek:

1. Bar Chart /Gantt Chart, digunakan untuk proyek berskala kecil.
2. S.Curve
3. Network Diagram, digunakan pada proyek besar dan rumit. terdiri dari berbagai jenis:

  • Metode jaringan waktu tetap, Diasumsikan waktu yang digunakan setiap aktivitas         adalah tetap
  • CPM (Critical Path Method), Metode keseimbangan waktu dan biaya.
  • PERT (Programme Evaluation and Review Technique), Metode acak.
  • PDM (Precedence Diagram Method),  Metode dengan prasarat.
  • GERT (Graphical Evaluation and Review Technique)
  • LSM (Linear Schduling Method)/ Line Balance  Diagram/Diagram Vektor

Keuntungan dari network scheduling antara lain :

  1. Formatnya menjadi landasan utama untuk perencanaan, prediksi dan acuan bagi manajemen dalam mengambil keputusan bagaimana menyiapkan sumber daya untuk melakukan proyek tepat waktu dan sesuai sasaran.
  2. Membantu manajemen dalam mengevaluasi alternatif lain lewat beberapa pertanyaan yang muncul seperti: berapalama keterlambatan yang berdampak pada penyelesain proyek,mana kegiatan yang kritis dan mana kegiatan yang punya waktu luang.
  3. Membantu untuk mendapatkan kerangka untuk  pelaporan.
  4. Membantu untuk mengidentifikasi jalur terpanjang, jalur kritis dan membantu untuk penjadwalan analisa risiko.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Desember 2013 in Education

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: