RSS

Monitoring & Evaluating

16 Des

Monitoring adalah pengumpulan dan analisis informasi secara sistematis mengenai perkembangan program atau kegiatan. Monitoring memperbaiki efisiensi dan efektivitas program atau kegiatan dan atau organisasi. Didasarkan pada satuan target dan aktivitas yang direncanakan. Membantu pekerjaan agar tetap di dalam jalur yang tepat, dan memberi tahu manajemen jika terdapat penyimpangan atau kesalahan. Memberi tahu apakah sumberdaya mencukupi dan digunakan secara tepat, dan kegiatan berjalan sesuai rencana.

Tujuan Monitoring yaitu sebagai berikut:

  1. Menjaga agar program/kegiatan yang sedang diimplementasikan sesuai dengan tujuan dan sasaran
  2. Menemukan kesalahan sedini mungkin shingga mengurangi resiko yang lebih besar
  3. Melakukan tindakan modifikasi terhadap program/kegiatan apabila hasil monitoring mengharuskan untuk itu.

Apa yang dilakukan dalam Monitoring?

  1. Mengembangkan indikator efisiensi, efektivitas, dan dampak;
  2. Membangun sistem untuk mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan indikator;
  3. Mengumpulkan dan menyimpan informasi
  4. Menganalisis informasi
  5. Menggunakan informasi untuk mengikuti manajemen dari hari ke hari.

Evaluasi adalah perbandingan antara dampak program atau kegiatan yang nyata dengan dampak yang diharapkan dalam rencana. Mempelajari apa yang telah dilakukan, apa yang telah dicapai, dan bagaimana mencapainya. Dapat bersifat formatif (dilakukan sepanjang pelaksanaan proyek tersebut) atau sumatif (Mempelajari proyek yang sudah selesai dilaksanakan).

Tujuan Evaluasi yaitu sebagai berikut:

  1. Menentukan tingkat kinerja suatu program/kegiatan untuk dapat diketahui derajat pencapaian tujuan dan sasarannya
  2. Mengukur tingkat efisiensi suatu program/kegiatan untuk dapat diketahui berapa biaya dan manfaat.
  3. Mengukur tingkat keluaran program/kegiatan
  4. Mengukur dampak program/kegiatan
  5. Untuk mengetahui apabila ada penyimpangan
  6. Sebagai bahan masukan untuk program/kegiatan yang akan datang.

Apa yang Dilakukan Dalam Evaluasi?

  1. Melihat apakah tujuan program/kegiatan atau organisasi yang ingin dicapai,perubahan apa yang  mau dibuat? Dampak apa yang akan dibuat?
  2. Menilai kemajuan dalam mencapai tujuan, dan menilai dampak yang ditargetkan;
  3. Melihat strategi program/kegiatan. Apakah ada strategi?  Apakah strategi itu diterapkan secara efektif?  Apakah strategi jalan?  Jika tidak, kenapa?
  4. Melihat bagaimana program/kegiatan berjalan.
  5. Apakah penggunaan risorsis efisien?  Adakah ongkos kesempatan dalam memilih cara kerja tertentu?  Seberapa berkelanjutan cara yang dipilih tersebut?  Apa implikasi dari cara kerja tersebut bagi para stakeholder?

Monitoring & Evaluating terdiri atas :

1. Evaluasi strategi dan arah: Kerangka Logika (Logframe).

Logframe adalah alat yang sangat implementatif untuk perencanaan, penentuan budgeting, implementasi, monitoring dan evaluasi. Logframe menawarkan struktur, skala prioritas, dan menentukan tujuan dan hasil dari sebuah project. Pendekatan logframe ada berbagai jenis, seperti:

  • Analisa masalah (Problem Tree)
  • Pohon tujuan (objectives tree)
  • Analisis pemangku kepentingan (stakeholders Analysis)
  • Matrik (Logframe) yang secara ringkas memuat apa yang ingin dilaksanakan  dalam suatu proyek, program atau  lembaga dan bagaimana caranya, apa  saja asumsi-asumsi utamanya, dan bagaimana keluaran (output) dan hasil (outcome) yang akan dimonitor dan dievaluasi.

2. Evaluasi keluaran (output): After Action Reviews (Paska Pelaksanaan)

Kajian Paska Pelaksanaan (After Action Review/AAR) merupakan metode sederhana   untuk menilai suatu tugas atau aktivitas yang telah dilaksanakan (Ramalingam, 2006).  Dalam proyek penelitian kebijakan, metode ini  dapat digunakan untuk mengevaluasi misalnya sebuah pertemuan atau acara. Hal ini dapat  dilakukan dengan mengumpulkan seluruh tim untuk mendiskusikan suatu kegiatan atau acara  dalam suasana penuh keterbukaan dan keterusterangan. Penerapan After Action Review/AAR secara sistematis dan tepat di berbagai program atau lembaga dapat mendukung terjadinya perubahan organisasional. Metode dapat membantu menciptakan  kepercayaan antar sesama anggota tim serta mengatasi rasa takut berbuat salah.  Apabila diterapkan dengan benar, Kajian Paska Pelaksanaan dapat menjadi bagian penting dalam sistem pembelajaran dan motivasi internal.

3. Evaluasi pemanfaatan: Impact Logs (studi dampak).

Impact Log adalah dampak dari aktivitas yang dilakukan organisasi yang pada gilirannya akan menjadi bahan evaluasi bagi program selanjutnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Desember 2013 in Education

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: