RSS

Senam Otak

05 Jan

Ditulis oleh penuh.info dalam 10 October 2009 .

Tahukah kamu bahwa kebanyakan orang didunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kiri? Jumlah mereka sekitar 80%. Sebagian di antaranya memang tidak didominasi otak kiri saja, tetapi campuran antara keduanya. Sisanya, 15-20% adalah para pengguna otak kanan.

Mana yang lebih balk atau sebaliknya mana yang lebih jelek, tidak mudah dijawab, sebab masing-masing sisi memiliki fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta pusat matematika.

Sementara otak kanan berfungsi untuk sosialisasai, komunikasi, interaksi dengan manusia lain, pengendalian emosi, kemampuan merasakan, memadukan dan ekspresi tubuh (seperti menari, menyanyi, dan melukis).

Oleh karena itu bagian otak mana yang lebih banyak digunakan seseorang dapat diketahui dari domisi kemampuan yang mereka tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih jelas lagi bagaimana mengetahui seseorang menggunakan sisi otak bagian mana dapat dilihat dari dominasi telinga, mata, kaki, dan tangan. Mereka yang lebih banyak menggunakan otak kiri, telinga kanannya cenderung lebih tajam, kaki dan tangannya cenderung lebih kuat dibanding tangan dan kaki kirinya. Demikian sebaliknya.

Dalam bentuk yang lain bisa juga ditandai dengan penampilan meja seseorang. Kalau secara dominan menggunakan otak kanan cirinya meja kerjanya cenderung berantakan. Meski begitu dia mengetahui dengan pasti dimana letak barang-barang yang akan dicari serta apa yang saat itu sedang dikerjakan. Sebab, mereka lebih banyak menggunakan otak kanan proses berpikirnya paralel, sedangkan pengguna otak kiri cara berpikirnya serial.

OTAK KANAN DICARI

Karena jumlah orang pengguna otak kanan jauh lebih kecil. Orang lebih suka memperkejakan pengguna otak kanan karena kreatif, lebih mudah bergaul. lebih bisa memotivasi diri dan EQ (emotional intelligence atau kecerdasan emosi)-nya lebih bagus.

Dari sinilah kemudian melahirkan senam otak (brain gym) sejak sekitar 29 tahun terakhir ini. Roger Sperry, seorang vitasiolong kedokteran berhasil membuktikan bahwa gerakan-gerakan tertentu bisa mempengaruhi otak. Dengan menerapkan terhadap anakΒ­anak hiperaktif, ternyata gerakan-gerakan tersebut berhasil menenangkan mereka. Penemuan ini membuahkan hadiah Nobel, tahun 1981.

Dalam perkembangan selanjutnya senam otak banyak digunakan untuk bermacam-Β­macam kegunaan. Malah lansia yang sudah kehilangan kewaspadaan (awareness) serta refleknya, bisa dibangkitkan kembali lewat senam otak. Dengan senam otak, RAS (Reticule Activating System atau Pusat Kewaspadaan Seseorang) bisa disiagakan kembali.

Dengan latihan-latihan tertentu, RAS di batang otak disiagakan. Latihan tersebut antara lain berupa jalan merangkak dengan gerakan tangan dan kaki menyilang.

PRINSIP MENYILANG

Senam otak pada dasarnya berupaya mengaktifkan otak kiri dan otak kanan secara optimal. Prinsip senam ini adalah melakukan gerakan-gerakan menyimpang melewati bagian tengah atau yang disebut corpus callsum.

Dengan melakukan gerakan-gerakan menyilang secara teratur untuk beberapa waktu, diharapkan terjadi harmonisasi antara otak kiri dan otak kanan. Pada usia produktif, senam tersebut akan lebih mengaktifkan otak kiri dan otak kanan. Pada usia produktif, senam tersebut akan lebih mengaktifkan otak kiri dan kanan secara optimal. Tidak ada batasan usia, siapa saja boleh dibilang bisa melakukan senam otak, mulai dari anak-anak dibawah lima tahun sampai mereka yang sudah berusia lanjut.

Senam otak juga bermanfaat buat anak-anak yang kemampuan matematikanya belum optimal. Begitu pula bagi anak dengan pemahaman membaca yang kurang (tidak bisa mempersepsikan apa yang dibaca).

Ditulis Ulang Oleh : Agam Rosyidi

URL artikel : http://penuh.info/2009/senam-otak/

Sumber : Kompas edisi Minggu, 14 Februari 2001.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Januari 2012 in Education

 

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: