RSS

Karakteristik dan Pendekatan Perencanaan Pendidikan

05 Jan

Karakteristik perencanaan adalah sebagai berikut:

● Perencanaan pendidikan harus mengutamakan nilai-nilai manusiawi karena pendidikan itu membangun manusia  yang harus mampu membangun dirinya dan masyarakatnya.

● Perencanaan pendidikan harus dapat memberikan kesempatan untuk mengembangkan berbagai potensi anak didik seoptimal mungkin.

● Perencanaan pendidikan harus memberikan kesempatan pendidikan yang sama bagi semua anak didik.

● Perencanaan pendidikan harus komprehensif  dan sistematis dalam arti tidak pasial atau sigemtaris tetapi menyeluruh, terpadu serta disusun secara logis  dan rasional serta mencakup berbagai jenis dan jenjang pendidikan.

● Perencanaan pendidikan harus berorientasi kepada pembangunan dalam arti bahwa program pendidikan haruslah ditujukan untuk membantu mempersiapkan manpower  yang dibutuhkan oleh berbagai sektor pembangunan.

● Perencanaan pendidikan harus dikembangkan dengan memperhatikan keterkaitannya dengan berbagai komponen  pendidikan secara sistematis.

● Perencanaan pendidikan harus menggunakan resources secermat mungkin karena   resources yang tersedia adalah langka.

● Perencanaan pendidikan haruslah berorientasikan kepada masa datang, karena pendidikan adalah proses jangka panjang  dan jauh untuk menghadapi masa depan.

● Perencanaan pendidikan haruslah responsif terhadap kebutuhan  yang berkembang di masyarakat tidak sttais tapi dinamis.

● Perencanaan pendidikan haruslah merupakan sarana untuk mengembangkan inovasi pendidikan hingga pembaharuan trerus-menarus berlangsung.

Pendekatan Perencanaan Pendidikan

Perencanan pendidikan biasanya dilakukan berdasarkan pendekatan tertentu. Pendekatan-pendekatan dalam perencanaan pendidikan dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif.

1. Pendekatan kuantitatif

● Pendekatan Analisis Tenaga Kerja (ManPower Analisis)

Pendekatan ini berangkat dari analisis tenaga kerja serta proyeksi kebutuhan tenaga kerja berdasarkan hasil analisis tersebut. Dalam pendekatan ini, keseimbangan antara produksi lembaga pendidikan dan permintaan lapangan kerja diperhitungkan secara ketat.

● Pendekatan untung rugi (Cost Benefit)

Dalam pendekatan ini dibuat perhitungan perbandingna anatra biaya yang dikeluarkan untuk penyelengaraan pedidikan serta keuntungan yang akan siperoleh dari hasil pendidikan. Pendekatan ini melihat pendidikan sebagai upaya investasi yang harus memberikan keuntungan nyata pada saat nanti.

2. Pendekatan kualitatif

● Pendekatan Sumber Daya Manusia ( Human Resource)

Pendekatan ini lebih menentukan pengembangan potensi manusia secara utuh. Dalam berkembangnya potensi manusia secara utuh dan maksimal, berbagai lowongan kerja diharapkan akan dapat dimasuki oleh keluaran pendidikan sesuai dengan minat dan kemampuan.

● Pendekatan Sosial Budaya ( Socio Cultural)

Pendekatan ini bertolak dari analisis terhadap persoalan-persoalan budaya yang sedang aktual dalam masyarakat. Budaya yang menghambat kemajuan masyarakat seperti menganggap rendah pekerjaan diluar pegawai negeri, menganggap rendah sekolah kejuruan, serta budaya santai dijadikan acuan dalam perencanaan pendidikan. Diharapkan, melalui pendidikan, budaya-budaya itu akan berkurang.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Januari 2012 in Education

 

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: