RSS

Filsafat dan Kebenaran

05 Jan

Kebenaran adalah persesuaian antara pengetahuan dan obyeknya . Pengetahuan yang benar adalah pengetahuan yang sesuai dengan obyek, yakni pengetahuan yang obyektif. Kebenaran merupakan keadaan atau hal yang cocok dengan keadaan hal yang sesungguhnya, sesuatu yang sungguh-sungguh atau benar-benar ada. Manusia ingin tahu yang benar. Hanya kebenaran yang memuaskan rasa ingin tahu manusia. Dengan kata lain tujuan pengetahuan ialah mengetahui kebenaran, tujuan ilmu juga mencapai kebenaran. Sehingga dalam ilmu manusia ingin memperoleh pengetahuan yang benar.

Kebenaran dapat diperoleh melalui cara-cara tertentu tergantung dari obyek yang ingin diketahui kebenarannya , yaitu sebagai berikut:

● Kebenaran biasa diperoleh manusia melalui kehidupan sehari-hari. Dengan pengetahuan itu   menjadikan manusia tidak ragu-ragu dalam bertindak, karena pengetahuan itu bersifat mutlak. Misalnya air direbus pasti mendidih.

● Kebenaran ilmiah diperoleh secara mendalam berdasarkan proses penelitian dan penalaran logika ilmiah. Kebenaran ilmiah ini dapat ditemukan dan diuji dengan pendekatan pragmatis, koresponden, koheren.

Kebenaran Pragmatis: Sesuatu (pernyataan) dianggap benar apabila memiliki kegunaan/manfaat praktis dan bersifat fungsional dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya, Budi mau bekerja di sebuah perusahaan minyak karena diberi gaji tinggi. Budi bersifat pragmatis, artinya mau bekerja di perusahaan tersebut karena ada manfaatnya bagi dirinya, yaitu mendapatkan gaji tinggi.

Kebenaran Koresponden: Sesuatu (pernyataan) dianggap benar apabila materi pengetahuan yang terkandung didalamnya berhubungan atau memiliki korespondensi dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut. Teori koresponden menggunakan logika induktif, artinya metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Dengan kata lain kesimpulan akhir ditarik karena ada fakta-fakta mendukung yang telah diteliti dan dianalisa sebelumnya.

Contohnya, Jurusan teknik elektro, teknik mesin, dan teknik sipil Undip ada di Tembalang. Jadi Fakultas Teknik Undip ada di Tembalang.

Kebenaran Koheren: Sesuatu (pernyataan) dianggap benar apabila konsisten dan memiliki koherensi dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Teori koheren menggunakan logika deduktif, artinya metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal umum ke khusus.

Contohnya, seluruh mahasiswa Upi harus mengikuti kegiatan Ospek. Ryan adalah mahasiswa Upi, jadi harus mengikuti kegiatan Ospek.

● Kebenaran yang didapat dari kebetulan dan tidak ditemukan secara ilmiah. Tidak dapat diandalkan karena kadang kita sering tertipu dengan kebetulan yang tidak bisa dibuktikan. Namun satu atau dua kebetulan bisa juga menjadi perantara kebenaran ilmiah, misalnya penemuan kristal Urease oleh Dr. J.S. Summers.

● Kebenaran Karena Akal Sehat (Common Sense): Akal sehat adalah serangkaian konsep yang dipercayai dapat memecahkan masalah secara praktis. Kepercayaan bahwa hukuman fisik merupakan alat utama untuk pendidikan adalah termasuk kebenaran akal sehat ini. Penelitian psikologi kemudian membuktikan hal itu tidak benar.

● Kebenaran Agama dan Wahyu: Kebenaran mutlak dan asasi dari Allah dan Rasulnya. Beberapa hal masih bisa dinalar dengan panca indra manusia, tapi sebagian hal lain tidak.

● Kebenaran Intuitif: Kebenaran yang didapat dari proses luar sadar tanpa menggunakan penalaran dan proses berpikir. Kebenaran intuitif sukar dipercaya dan tidak bisa dibuktikan, hanya sering dimiliki oleh orang yang berpengalaman lama dan mendarah daging di suatu bidang.

● Kebenaran Karena Trial dan Error: Kebenaran yang diperoleh karena mengulang-ulang pekerjaan, baik metode, teknik, materi dan paramater-parameter sampai akhirnya menemukan sesuatu. Memerlukan waktu lama dan biaya tinggi.

● Kebenaran Spekulasi: Kebenaran karena adanya pertimbangan meskipun kurang dipikirkan secara matang. Dikerjakan dengan penuh resiko, relatif lebih cepat dan biaya lebih rendah daripada trial-error.

● Kebenaran Karena Kewibawaan: Kebenaran yang diterima karena pengaruh kewibawaan seseorang. Seorang tersebut bisa ilmuwan, pakar atau ahli yang memiliki kompetensi dan otoritas dalam suatu bidang ilmu. Kadang kebenaran yang keluar darinya diterima begitu saja tanpa perlu diuji. Kebenaran ini bisa benar tapi juga bisa salah karena tanpa prosedur ilmiah.

Kebenaran filsafat memiliki proses penemuan dan pengujian kebenaran yang unik dan dibagi dalam beberapa kelompok dan ada pula yang menganut dualisme kelompok. Kebenaran diperoleh dengan cara merenungkan atau memikirkan sesuatu sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya, baik sesuatu itu ada atau mungkin ada. Berikut pokok-pokok persoalan filsafat:

● Metafisika

Cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia. Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas. Metafisika mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Apakah sumber dari suatu realitas? Apakah Tuhan ada? Apa tempat manusia di dalam semesta?

● Etika

Cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.

● Logik

Kebenaran yang ditarik dari penalaran. Dalam logika itupun titik tolaknya bisa bertumpu pada rasionalitas atau empirik.

● Empirik

Sesuatu pernyataan dianggap benar kalau apa yang dinyatakannnya itu sesuai dengan apa yang dilihatnya. Lingkup kebenaran empiris ini tidak boleh melampui kewenangan pengukuran dan penilaian.

● Realisme

Mempercayai sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri dan sesuatu yang pada hakekatnya tidak terpengaruh oleh seseorang.

● Naturalisme

Sesuatu yang bersifat alami memiliki makna, yaitu bukti berlakunya hukum alam dan terjadi menurut kodratnya sendiri.

● Positivisme

Menolak segala sesuatu yang di luar fakta, dan menerima sesuatu yang dapat ditangkap oleh pancaindra. Tolok ukurnya adalah nyata, bermanfaat, pasti, tepat dan memiliki keseimbangan logika.

● Materialisme Dialektik

Orientasi berpikir adalah materi, karena materi merupakan satu-satunya hal yang nyata, yang terdalam dan berada diatas kekuatannya sendiri. Filosofi resmi dari ajaran komunisme.

● Idealisme

Idealisme menjelaskan semua obyek dalam alam dan pengalaman sebagai pernyataan pikiran.

● Pragmatisme

Hidup manusia adalah perjuangan hidup terus menerus, yang sarat dengan konsekuensi praktis. Orientasi berpikir adalah sifat praktis, karena praktis berhubungan erat dengan makna dan kebenaran.

Cara-cara berfikir filsafat upaya mencari kebenaran yang saya ketahui:

● Radikal

berfikir secara mendalam dalam menelusuri suatu akar masalah. Dalam mencari kebenaran tantu diperlukan keseriusan dan penelitian dari akar masalah sehingga dapat menghasilkan suatu kebenaran yang mutlak dan obyektif.

contoh: Dalam mempelajari Islam, pemikiran radikal sangat diperlukan agar kita dapat memahami hakekat dan kebenaran keIslaman kita, apakah Islam yang kita pelajari sudah sesuai atau tidak dengan tuntunan Rasulullah.

● Kritis

kemampuan membuat kesimpulan dan menilai keaslian serta kebenaran sesuatu dengan berdasarkan pada pengetahuan siap yang telah dimiliki. Berpikir kritis juga sebagai proses penilaian atau pengambilan keputusan yang penuh pertimbangan dan dilakukan secara mandiri.

contoh: Pada saat guru selesai menjelaskan suatu mata pelajaran, siswa dituntut untuk bertanya atau memberi pandapat agar suatu permasalahan dapat terbongkar secara detil atau terbukti kebenarannya.

● Rasional

berfikir secara masuk akal, berfikir dgn menggunakan logika. Berfikir rasional berarti kita memilih untuk hanya mengandalkan otak (bukan hati) dalam menyerap segala sesuatu yang ada disekitar kita.

contoh: Seseorang tidak mempercayai hal – hal yang belum dilihatnya karena belum adanya bukti atau kebenaran yang nyata di hadapannya.

● Konseptual

penggambaran secara umum dan menyeluruh hasil konstruksi pemikiran yang menyiratkan maksud dari konsep atau istilah tersebut, bersifat konstitutif, formal dan mempunyai pengertian yang abstrak. jadi dapat dikatakan konseptual itu penegasan penjelasan sesuatu konsep dengan mempergunakan konsep-konsep (kata-kata) lagi.

contoh: Pada kalimat “Prestasi belajar merupakan segala bentuk keberhasilan dari mengikuti atau melakukan kegiatan belajar,” Ada konsep “keberhasilan belajar” dan “mengikuti/melakukan kegiatan belajar” yang dipakai untuk menjelaskan dan menegaskan makna prestasi belajar. Belum (tidak ada) penjelasan bagi kedua konsep tersebut. Namun demikian, pendefinisian secara konseptual tersebut sudah memberi makna mengenai apa yang dimaksud dengan prestasi belajar.

● Koheren

ada kekompakkan hubungan antara sebuah kalimat dan kalimat lain yang membentuk paragraf. Makna kompak yang dimaksud adalah kalimatnya wajar dan berurutan. Mudah dipahami, idenya tidak melompat-lompat sehingga membingungkan, dan hanya membicarakan satu topik.

contoh: Puncak gunung yang hijau menambah indahnya pemandangan. Air jernih bergelombang seperti kaca besar mengilap disinari matahari. Di tepi danau tampak pohon-pohon dan bunga-bungaan yang berwarna-warni. Rumput-rumput berwarna coklat karena kekeringan.

● Konsisten

berfikir lurus atau tidak berlawanan, selalu sama, tidak boleh bervariasi atau ada kontradiksi.

contoh : pemilu yang lalu seseorang milih partai A, dan pada pemilu berikutnya dia juga milih partai yang sama.

● Sistematis

mencoba mengetahui dan menjelaskan suatu obyek, ilmu harus terurai dan terumuskan dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu , mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat menyangkut obyeknya.

contoh: Bila kita membuat suatu cerita, kita harus menyusunnya secara sistematis atau berurutan agar pembaca paham apa yang kita maksud.

● Metodis

upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari kebenaran. Konsekuensi dari upaya ini adalah harus terdapat cara tertentu untuk menjamin kepastian kebenaran.

contoh: Dalam melakukan penelitian, peneliti diharuskan memakai cara-cara yang handal untuk memperkecil resiko yang timbul.

● Komprehensif

Pemikiran yang komprehensif mencari jawaban yang paling tepat dengan melakukan kajian yang lebih mendalam untuk menemukan solusi yang terbaik. Pemikiran yang komprehensif menelusuri lebih dalam penjelasan yang dangkal dan kearifan konvensional (tradisional), mempertimbangkan situasi secara terpisah dan juga sebagai bagian dari keseluruhan yang lebih besar.

contoh: Untuk mengerti sesuatu permasalahan secara utuh, kita harus menyelidiki kedalaman, ketinggian, dan lebarnya permasalahan tersebut. Hal itu mencakup masa lalu, masa kini, masa yang akan datang, depan, belakang, dalam, luar, atas, bawah, semua sisi.

Faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap pengetahuan manusia dalam mencari kebahagiaan adalah sebagai berikut :

●  Pendidikan

Pendidikan adalah peran utama dalam mencapai suatu kesuksesan. Pendidikan merupakan salah satu pemicu dalam proses pencapaian cita-cita. Sehingga dengan pendidikan kebahagiaan dapat diperoleh.

● Lingkungan

Lingkungan sangat berpengaruh dalam proses pembentukan perilaku. Dalam mencari kebahagiaan tentunya harus dapat memasuki lingkungan yang baik. Karena lingkungan secara tidak langsung telah mengatur kebiasaan atau pola perilaku manusia.

● Teknologi

Perkembangan zaman saat ini sangat cepat, terutama dalam hal teknologi. Banyak penemuan-penemuan baru yang semakin memudahkan kita dalam melakukan sesuatu. Praktis adalah kata yang tepat dalam tujuan perkembangan teknologi. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kebahagiaan pun dapat diperoleh secara singkat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Januari 2012 in Education

 

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: